Wildan Ramdhani dalam sesi latihan game. (Persebaya)

Pada musim 2022/2023, Wildan Ramadhani sebenarnya nyaris menjadi pemain Persebaya. Gerak cepat dari mantan pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera, membuatnya berlabuh di Persita Tangerang. Setahun membela Pendekar Cisadane, kini pemain 24 tahun itu bergabung Persebaya.

Ceritanya, Wildan yang kelahiran Bandung 24 Desember 1998, jelang Liga 1 musim 2022/2023 tidak memiliki klub. Kontraknya dengan Persib tidak berlanjut. Ia pun memilah dan memilih beberapa tawaran yang datang kepadanya.

Sampai satu hari, datang tawaran dari pelatih Persebaya Aji Santoso. Namun, Wildan tidak akan langsung dikontrak, namun harus trial lebih dulu. ”Saya ingat, ketika itu Persebaya mengundang saya untuk trial pada hari Sabtu,” kenang Wildan.

Nah, saat menunggu hari trial di Surabaya, ternyata Wildan mendapatkan tawaran dari Persita. Ia diminta datang ke Tangerang pada hari Kamis, dua hari lebih cepat dari undangan Bajol Ijo.

”Karena jadwal lebih dulu dan lokasi dekat dengan rumah, maka saya datang ke Persita,” kata Wildan.

Sama seperti Persebaya, kedatangan Wildan di Persita juga dengan status trial. Meski Wildan sebelumnya sudah membela tim senior Persib, Vera masih merasa perlu untuk melihat langsung skill dan kemampuan sang penyerang. 

”Ternyata, setelah tiga hari menjalani trial, Coach Vera langsung mengontrak saya. Akhirnya saya mengontak Persebaya kalau sudah mendapat klub, tidak bisa datang trial ke Surabaya,” sambungnya.

Bersama Pendekar Cisadane, penampilan Wildan cukup memuaskan. Meski menjadi pelapis striker asing Ramiro Fergonzi, ia beberapa kali berhasil menembus barisan starter Persita. Tercatat Wildan melakoni 28 pertandingan dan 19 di antaranya masuk starting eleven. Ia mengoleksi 7 gol, 1 assist, dan 18 umpan kunci.

”Akhirnya setelah melakoni semusim di Persita, saya memutuskan bergabung Persebaya. Karena di putaran kedua sudah mendapat tawaran dari Coach Aji. Bersyukur bisa bergabung dengan tim besar seperti Persebaya,” jelasnya.(*)

Populer

Jaga Kebugaran Pemain, Persebaya Pertimbangkan Rotasi Hadapi Persijap
Kondisi Membaik, Francisco Rivera Siap Bantu Persebaya Hadapi Persijap
Jelang Hadapi Persijap, Coach Tavares Pantau Kebugaran Skuad Persebaya
FIFA dan PSSI Kunjungi Persebaya Future Lab, Bahas Masa Depan Pembinaan
Anak dengan Down Syndrome Bawa Pesan Stop Bullying di GBT
Tekuk Madura United, Coach Tavares Bangga dengan Karakter Pemain