Muhammad Hidayat dalam sesi latihan kebugaran, Senin (15/5). (Persebaya)

Muhammad Hidayat memperbarui kontrak dengan Persebaya Surabaya hingga dua tahun ke depan. Pemain kelahiran Bontang tersebut menjadi pemain terlama berseragam Bajol Ijo sejak kembali ke kancah sepak bola tanah air pada 2017. Ia bergabung kali pertama bersama pelatih Iwan Setiawan pada Liga 2.

Hidayat bisa disebut menjadi legenda di tim kebanggan Kota Surabaya, ia melewati tujuh pergantian pelatih, dua diantaranya carteker.

Walau tak berpostur menjulang, Dayat tidak ragu untuk beradu badan dengan  pemain lawan. Taktis. Berani. Hal itu lah yang membuatnya selalu masuk dalam skema pelatih.

“Alhamdulillah bisa berkontribusi lagi di tim ini selama dua tahun kedepan. Saya melewati baik suka maupun duka,” kata Dayat.

“Rasa kekeluargaan tentu sangat kental ya, ketika kekalahan semua saling bahu-membahu untuk meningkatkan mental,” imbuhnya.

Tujuh tahun berseragam Bajol Ijo tentu banyak melewati momen bersejarah. Juara Liga 2 2017 dan mengantarkan tim Kota Pahlawan promosi Liga 1. Serta Juara Piala Dirgantara 2017.

Tahun ini, Dayat ingin mencetak sejarah kembali. Dengan target juara oleh tim pelatih,  Dayat beroptimis bisa membawa Green Force finish di posisi pertama.

“Tentu musim depan semoga kita juara Liga 1, apalagi kita sudah kembali lagi di Gelora Bung Tomo kan. Tentu dukungan dari suporter menambah semangat kita semua,” tandasnya. (*)

Populer

Pandangan Rivera Hadapi Jadwal Padat Persebaya di Bulan Oktober
Latihan Bersama Tim Senior, Robby Breitner: Saya Sangat Senang
Usai Jeda, Al Rayyan Siap Kembali Bertarung di Liga Persebaya 2026
Persiapan Dimatangkan, TEO Surabaya Bidik Hasil Positif di Liga Persebaya
Liga Persebaya 2026 Kembali Bergulir, Saatnya Talenta Muda Kembali Berjuang
Risto Mitrevski Nikmati Suasana Positif Latihan Persebaya