Aji Santoso memimpin latihan Persebaya, Jumat (13/1) sore. (Persebaya)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi meniadakan degradasi di Liga 1 musim 2022/2023. Putusan tersebut diumumkan Komite Eksekutif (Exco) PSSI setelah menggelar rapat di GBK Arena Kamis (12/1) malam. Persebaya menegaskan tidak akan terpengaruh dengan keputusan itu. Akan tetap fight mengejar hasil terbaik yang bisa dicapai.

“Kami di manajemen kaget dan sedih dengan keputusan itu, bagaimana pun Persebaya pernah di posisi teman-teman Liga 2 lima tahun lalu. Tahu betapa besar dan sulit perjuangan di sana,” kata Yahya Alkatiri, manajer tim Persebaya.

Yahya menegaskan, Persebaya akan tetap fokus mengejar target yang sudah si tetapkan di awal musim. Dengan 17 pertandingan tersisa, peluang Bajol Ijo bersaing di papan atas masih terbuka.

“Kita tidak akan terpengaruh dengan dinamika yang menyedihkan ini,” tegas Yahya.

Pelatih Aji Santoso pun sudah menekankan kepada pemainnya untuk tetap memberikan yang terbaik di setiap latihan. Alwi Slamat dkk didoktrin untuk selalu mengejar yang terbaik di setiap laga. 

“Meskipun tidak ada degradasi, kita tidak akan leha-leha. Kita tetap fight di setiap pertandingan. Itulah sikap pesepakbola profesional,” kata Aji.

Saat ini Persebaya masih tercecer di posisi ke-10 klasemen sementara. Namun, kemungkinan naik ke papan atas masih sangat terbuka. Karena jarak dengan pemuncak klasemen hanya terpaut 12 poin. 

“Target masih sama, Apalagi kita sudah mendatangkan pemain baru,” tegas Aji. (*)

Populer

Tampil Spartan dengan 10 Pemain, Persebaya U-18 Pulang Bawa Kemenangan
Persebaya U-16 Tundukkan PSS, Start Manis di EPA One 2026/2027
Pandangan Rivera Hadapi Jadwal Padat di Bulan Oktober
Latihan Bersama Tim Senior, Robby Breitner: Saya Sangat Senang
Usai Jeda, Al Rayyan Siap Kembali Bertarung di Liga Persebaya 2026
Persiapan Dimatangkan, TEO Surabaya Bidik Hasil Positif di Liga Persebaya