Ricky Ricardo Kambuaya mengisi waktu luang di tengah libur pandemi dengan berkebun dan merenovasi rumah (Persebaya)

Ricky Kambuaya memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya saat pandemi Covid-19 menghentikan Liga 1 2020 pada bulan maret lalu. Selama lebih dari empat bulan dirinya lebih banyak disibukkan dengan kegiatan di kediamannya di Sorong, Papua.


Ricky memanfaatkan libur panjang kompetisi dengan menjaga kondisi dan menikmati waktu Bersama keluarga. Gelandang Persebaya tersebut juga menyempatkan untuk merenovasi tempat tinggalnya.


“Sekarang lebih banyak aktifitas sekitar rumah, jaga kondisi dan menghabiskan waktu bersama keluarga,” ungkap Ricky. “Kegiatan yang dilakukan selain menjaga kondisi ya mengawasi rumah saya yang dalam proses pembangunan sekarang,” imbuhnya.


Dengan banyaknya waktu yang dimiliki, pemilik nomor punggung 17 tersebut juga mengasah skill baru, yaitu berkebun. Kebetulan dirinya memiliki sebidang tanah dekat rumah yang diperuntukkan sebagai kebun keluarga.


“Saya sedang suka-sukanya dengan berkebun, bangun pagi sudah sarapan langsung megang alat berkebun,” terangnya. “Untuk saat ini rasanya lebih akrab dengan dengan kapak, parang, cangkul untuk berkebun daripada dengan sepatu bola,” kelakarnya. Selain menghasilkan sumber makanan sendiri bagi dirinya dan keluarga, rupanya kegiatan berkebun juga membantu pemain yang berusia 24 tahun ini untuk menjaga stamina. Mengingat banyaknya energi yang dikeluarkan tiap Ricky berkebun.


Meski sedang menikmati family time di Papua, Ricky ternyata juga merindukan keluarga keduanya di Persebaya. Patrich Wanggai menjadi pemain yang paling ia rindukan. Karena bagi Ricky, Patrich sudah seperti kakak sendiri. “Jujur, saya rindu semua keluarga persebaya dan yang paling dirindukan adalah kakak Patrich. Karena kakak Patrich paling dekat dan suka bercanda sama saya,” pungkasnya. (*)

 

 

Populer

Coach Tavares Kecewa Persebaya Takluk dari PSM
Gol Tunggal Raditya Antar Persebaya U-17 ke Final Piala Soeratin
Permak Pemuda Tenggarong 7-1, Persebaya U-13 Melaju ke Final Piala Soeratin
Drama Dua Penalti di Menit Akhir, Persebaya Takluk Lawan PSM
Reza Arya Tampil Solid, Persebaya Tahan Gempuran PSM di Babak Pertama
Persebaya Hadapi Ujian Berat, Gledson Paixao Soroti Motivasi PSM