Penyerang Persebaya U-17 Muhammad Ferdiansa (14) menghindari tekling dari pemain Putra Sinar Giri U-17 pada laga kedua Piala Soeratin U-17 2019 Jawa Timur Grup A sore ini. Pertandingan di Lapangan Brigif-1 Marinir, Gedangan, Sidoarjo diwarnai dua kartu merah untuk kedua tim berakhir imbang tanpa gol. (Komunitas Fotografi Bonek/Doni Riski)

Persebaya U-17 gagal memenangi duel pada laga kedua Piala Soeratin U-17 2019 Jawa Timur Grup A. Persebaya U-17 ditahan imbang tanpa gol saat melawan Putra Sinar Giri U-17 di Lapangan Brigif-1 Marinir, Gedangan, Sidoarjo sore ini. Pertandingan ini diwarnai dengan dikeluarkannya dua kartu merah oleh untuk kedua tim.

“Kami mampu bermain menekan dengan menciptakan sejumlah peluang. Sementara lawan bermain bertahan sepanjang laga,” ujar Seger Sutrisno, pelatih Persebaya U-17 usai laga. “Finishing menjadi persoalan utama kami pada laga kali ini. Kami menciptakan banyak peluang tetapi gagal mencetak gol,” sambungnya.

Ya, pertandingan babak pertama berjalan monoton. Apalagi permainan Persebaya U-17 tidak berkembang. Variasi serangan Rully Arya Ibrahim dkk bisa dihentikan oleh lini belakang Putra Sinar Giri U-17. Jelang babak pertama usai, wasit Farid Riesdianto mengeluarkan kartu merah untuk Rizal Muhaimin. Tak lama kemudian peluit ditiup pengadil lapangan asal Sidoarjo tersebut dengan skor 0-0.

Ritme permainan kedua tim mulai meningkat di babak kedua. Persebaya U-17 tampil lebih mendominasi permainan ketimbang Putra Sinar Giri U-17. Kendati bermain dengan 10 orang, Putra Sinar Giri U-17 mampu mengimbangi tekanan Bajol Ijo Cilik. Lagi-lagi penyelesaian akhir yang terburu-buru gagal membuahkan gol bagi Persebaya U-17.

Bahkan Persebaya U-17 juga bermain dengan 10 orang sejak Jonathan Arya Prawira menerima kartu kuning kedua pada menit ke-49. Seger menyebutkan permainan tim asuhannya mulai berubah. Alhasil skor kacamata, alias 0-0 tetap bertahan hingga peluit panjang. “Sebenarnya saya ingin menambah daya gedor dengan menurunkan tiga striker, tetapi keluarnya Jonathan mengubah rencana kami,” ujarnya.

“Ini akan dievaluasi mengingat itu jadi kekurangan kami dari dua pertandingan ini. Masih ada waktu satu hari untuk kami benahi sebelum laga terakhir putaran pertama, Sabtu lusa (14/9),” tandas Seger. (*)

Populer

Sempurna di Laga Pamungkas, Risto Puji Mental dan Kerja Keras Persebaya
Tutup Musim dengan Menang Meyakinkan di GBT
Kunci Empat Besar
Malik dan Bruno Bawa Persebaya Unggul di Laga Pamungkas
Coach Tavares: Jika Ingin Happy Ending, Persebaya Harus Menang
Catur Bidik Akhir Manis di GBT