Arief Catur Pamungkas menjadi salah satu pemain yang paling konsisten di skuad Persebaya musim ini. Penampilannya yang solid di sektor kanan pertahanan membuat operator kompetisi I.League memasukkan namanya ke dalam Best XI Super League 2025/26.
Sepanjang musim, pemain yang akrab disapa Catur itu tampil penuh energi. Ia tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan. Kecepatan, keberanian melakukan overlap, hingga akurasi umpannya membuat sisi kanan Persebaya hidup dalam banyak pertandingan.
Catur mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. Baginya, masuk dalam jajaran pemain terbaik liga menjadi penghargaan besar atas perjalanan panjang yang ia lalui musim ini.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa masuk dalam Best XI musim ini. Tentunya ini menjadi motivasi besar buat saya untuk terus berkembang,” ujar Catur.
Pemain asal Mojokerto itu memang menjadi sosok penting dalam permainan Bajol Ijo. Sepanjang musim, ia mencatatkan 32 penampilan dan hanya dua kali absen akibat akumulasi kartu kuning. Catatan tersebut menunjukkan betapa besar kepercayaan tim pelatih kepadanya.
Tidak hanya konsisten tampil, Catur juga menunjukkan kontribusi besar dalam aspek bertahan. Ia membukukan 64 tekel, 96 intersep, dan 63 sapuan sepanjang musim. Statistik tersebut membuatnya menjadi salah satu bek kanan paling sulit dilewati di kompetisi musim ini.
Kemampuannya membantu serangan juga patut mendapat apresiasi. Dari sektor kanan, Catur sukses mencetak dua gol dan empat assist untuk Persebaya.
Bagi Catur, penghargaan Best XI tidak diraih sendirian. Ia merasa pencapaian tersebut lahir dari perjuangan seluruh tim sepanjang musim.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tapi juga untuk seluruh tim yang sudah bekerja keras sepanjang musim,” jelasnya.
Pemain jebolan kompetisi internal Surabaya Anak Bangsa itu juga mengakui perkembangan performanya musim ini tidak lepas dari dukungan rekan setim dan staf pelatih Persebaya.
“Peran teman-teman dan staf pelatih sangat besar dalam perkembangan saya musim ini. Mereka selalu mendukung, memberikan masukan, dan membantu saya tampil lebih percaya diri di setiap pertandingan. Saya belajar banyak dari mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan,” tambahnya.
Meski berhasil masuk Best XI Super League 2025/26, Catur menegaskan dirinya tidak ingin cepat puas. Ia justru ingin menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemacu untuk tampil lebih baik lagi musim depan.
“Saya ingin terus meningkatkan kemampuan dan konsistensi permainan. Saya juga ingin bekerja lebih keras agar bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi untuk Persebaya musim depan dan membantu tim meraih hasil maksimal,” tandasnya. (*)