Pelatih Bernardo Tavares kembali dihadapkan pada tantangan berat lainnya bersama Persebaya. Setelah melalui laga penuh tensi pada pekan sebelumnya, ia kini memfokuskan timnya untuk menatap ujian berikutnya saat menantang Borneo FC.
Persebaya akan bertamu ke markas Borneo FC pada laga lanjutan pekan ke-25 BRI Super League 2025/26. Duel seru kedua tim akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3) malam. Pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama tengah berjuang menjaga posisi di papan atas.
Jelang menatap laga tersebut, Tavares menegaskan bahwa evaluasi menjadi langkah pertama yang harus dilakukan. Ia ingin memastikan timnya belajar dari pertandingan sebelumnya, terutama saat menghadapi Persib Bandung.
"Pertama-tama kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan dan juga peluang yang didapatkan saat lawan Persib. Di sisi lain, kami juga harus menjaga hal-hal positif yang sudah kami tampilkan di pertandingan tersebut," ucap Tavares.
Analisis itu menjadi fondasi bagi tim pelatih untuk merancang strategi di Samarinda. Tavares menyebut dirinya akan meracik komposisi pemain yang paling tepat agar Persebaya mampu membawa pulang poin dari markas Pesut Etam.
"Kami akan menganalisis kekuatan lawan, melihat celah yang bisa kami eksplorasi, serta menentukan pemain-pemain yang paling tepat untuk diturunkan sesuai dengan karakteristik dan strategi yang ingin kami terapkan saat menghadapi Borneo," jelas pelatih berusia 45 tahun.
Dalam pertandingan melawan Persib, Persebaya sempat kesulitan menutup ruang di area second line. Situasi itu beberapa kali memberi peluang bagi lawan untuk melepaskan tendangan jarak jauh yang berbahaya. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Tavares sebelum menghadapi Borneo yang juga memiliki pemain dengan kemampuan tembakan jarak jauh.
"Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut,” katanya.
Menariknya, hasil imbang juga dialami Borneo pada pekan sebelumnya. Mereka membawa pulang satu poin saat bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan ke-24. Catatan tersebut membuat duel di Samarinda diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi.
Bermain di Segiri selalu menghadirkan tantangan tersendiri. Sepanjang musim ini, Borneo dikenal sangat kuat saat tampil di kandang. Dari sepuluh laga kandang, mereka baru sekali merasakan kekalahan. Fakta itu membuat Tavares mengingatkan para pemainnya untuk tampil dengan kewaspadaan penuh, apalagi lawan saat ini berada di papan atas klasemen.
"Semua orang tahu bahwa bermain di Samarinda bukanlah hal yang mudah. Borneo menjalani musim yang luar biasa sejauh ini dan mereka juga berjuang untuk menjadi yang terbaik," katanya.
Meski demikian, Tavares tetap melihat sisi positif dari performa anak asuhnya pada laga sebelumnya. Ia menilai semangat, intensitas, dan sikap para pemain saat menghadapi Persib menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan melawan Borneo.
"Jika kami ingin menampilkan permainan yang bagus di sana (Samarinda), kami harus mempertahankan hal-hal positif yang sudah kami tunjukkan saat menghadapi Persib kemarin. Mulai dari sikap, fokus, hingga intensitas permainan, namun dengan konsistensi yang lebih baik," pungkasnya. (*)