SERU: Satu gol dari Ferinando Pahabol sempat membuat Persebaya Surabaya mengejar ketertinggalan hingga akhirnya bermain imbang 3-3 melawan PSMS Medan. Laga di Stadion Manahan Solo akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti. (Persebaya)

USAI turun minum, Persebaya Surabaya harus mengejar ketertinggalan 1-2 di babak pertama. Sayang, belum sempat mengatur tempo permainan, gawang Persebaya kembali bergetar. Tak lama setelah kick off babak kedua, tendangan Frets Butuan tak mampu dijangkau oleh Miswar Saputra. Sama seperti dua gol di babak pertama, serangan PSMS dibangun dengan cepat.

 

Tertinggal tiga gol, Persebaya terus menggempur pertahanan PSMS. Hanya saja, lini pertahanan PSMS masih solid dengan komando dari Reinaldo Lobo. Tapi, pemain-pemain Persebaya tak menyerah untuk mencoba menembus gawang PSMS.

 

Fandry Imbiri hampir memperkecil kedudukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari Misbakus Solikin. Namun sundulan keras Fandry masih bisa dihentikan oleh kiper PSMS Abdul Rohim menit ke-59. Tak berselang lama, umpan Irfan disambut sundulan Osvaldo Haay masih digagalkan oleh Abdul Rohim.

 

Selain Reinaldo Lobo, tampaknya Abdul Rohim menjadi sandungan bagi serangan yang disusun Persebaya. Hanya saja, ketangguhan kiper berusia 26 tahun itu akhirnya takluk juga. Dua gol cepat diciptakan Persebaya untuk mengubah skor menjadi imbang 3-3.

 

Gol pertama berasal dari Ferinando Pahabol memperkecil kedudukan menjadi 2-3 di menit 65. Akselerasinya setelah menerima umpan Irfan bisa membuat Abdul Rohim harus terduduk lesu. Stadion Manahan lantas bergemuruh pada menit ke-68. Tendangan keras Nelson Alom dari luar kotak penalti tak bisa dihentikan Abdul Rohim.

 

Skor kembali imbang membuat Persebaya bersemangat membangun serangan. Abu Rizal Maulana dkk berusaha membongkar pertahanan ketat Ayam Kinantan. Di 10 menit terakhir waktu normal, Persebaya mengurung pertahanan PSMS.

 

Meski terus ditekan, PSMS masih bisa melancarkan serangan balik cepat. Bahkan, ketika hampir semua pemain mereka berkumpul di lini belakang. PSMS hanya meninggalkan Sadney dan Yessoh di depan.

 

Serangan balik kembali dilancarkan PSMS lewat Sadney di sektor kiri pertahan Persebaya. Dalam kondisi bebas, Sadney memberikan umpan ke Frets yang langsung menendang. Namun, Miswar dengan sigap menggagalkan peluang PSMS untuk unggul.

 

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim bermain sama kuat 3-3. Akhir dari drama dua tim eks Perserikatan ini harus ditentukan lewat adu penalti. (*)

Populer

Pemusatan Latihan di Thailand, Final Touch Persebaya Jelang Musim 2026/ 2027
Walber Mota dan Gol Salto yang Membawa Persebaya Menang atas Penang FC
Usai Taklukkan Penang FC, Coach Tavares Tekankan Pentingnya Evaluasi
Menang Tipis atas Penang FC, Rian: Masih Ada yang Harus Diperbaiki
Gol Walber Motta Bawa Persebaya Menang, Proses Tim Terus Berlanjut
Sama Kuat di Babak Pertama