Bernardo Tavares bersama Jefferson Silva di laga Persebaya melawan Penang FC. (Persebaya)

Persebaya menutup rangkaian pramusim dengan hasil positif. Namun, kemenangan atas Penang FC tidak membuat Bernardo Tavares menutup mata terhadap sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan Green Force.

Persebaya menundukkan Penang FC dengan skor 1-0 dalam International Friendly Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8) malam WIB. Gol kemenangan Bajol Ijo lahir melalui aksi spektakuler Walber Mota yang melepaskan tendangan salto pada menit ke-79.

Selepas pertandingan, Coach Tavares memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya. Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut menilai permainan Persebaya masih membutuhkan konsistensi, terutama ketika menghadapi situasi transisi.

"Dalam beberapa momen kami menunjukkan hal-hal yang bagus, tetapi kami harus lebih konsisten. Kami tidak boleh kehilangan fokus, terutama dalam menjaga keseimbangan pertahanan saat transisi," ucap Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.

Menurutnya, Penang FC mampu memberikan beberapa ancaman yang harus menjadi perhatian. Beberapa kali lini pertahanan Persebaya dipaksa bekerja keras untuk mengantisipasi serangan lawan.

"Lawan masih bisa mendapatkan dua atau tiga peluang yang berpotensi menjadi gol. Kalau itu terjadi di pertandingan Super League, tentu situasinya bisa berbeda. Karena itu, kami harus lebih baik," tuturnya.

Laga tersebut juga memberikan ruang bagi kedua tim untuk melakukan banyak pergantian pemain. Masing-masing tim mendapatkan kesempatan melakukan hingga 15 pergantian pemain. Situasi itu dimanfaatkan Coach Tavares untuk memberikan menit bermain kepada lebih banyak penggawa sekaligus melihat kemampuan mereka dalam berbagai situasi.

Namun, ia menyadari kondisi tersebut tidak akan ditemui ketika kompetisi resmi bergulir. Karena itu, Persebaya harus mulai membangun kesiapan untuk bermain dengan tuntutan pertandingan yang sebenarnya.

"Kami masih harus bekerja keras karena di kompetisi nanti kami tidak akan memiliki kesempatan melakukan pergantian pemain sebanyak seperti di pramusim. Karena itu, kondisi fisik dan fokus selama 90 menit harus terus ditingkatkan," tegasnya.

Secara keseluruhan, Persebaya menutup rangkaian pramusim dengan catatan positif. Dari tujuh pertandingan, Green Force mengemas enam kemenangan dan satu hasil imbang.

Namun, torehan tersebut tidak lantas membuat Coach Tavares ingin timnya cepat berpuas diri. Baginya, setiap pertandingan yang telah dilalui tetap menjadi bahan untuk melihat perkembangan tim sekaligus menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki.

"Masih banyak hal yang harus kami perbaiki untuk menjadi tim yang lebih baik. Pertandingan seperti ini penting karena kami bisa melihat beberapa pemain bermain sejak awal, termasuk di posisi yang berbeda," jelas pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Eksperimen posisi menjadi salah satu bagian dari proses yang terus dilakukan Persebaya. Selain memperkaya pilihan taktik, langkah tersebut juga disiapkan untuk menghadapi panjangnya perjalanan musim 2026/2027.

"Target utama kami tetap mempersiapkan tim. Karena itu, beberapa pemain juga kami coba di posisi yang berbeda. Kami tidak hanya akan bermain di Super League, tetapi juga memiliki kompetisi lain. Kami harus memastikan pemain lokal juga siap di berbagai posisi," pungkas Coach Tavares. (*)

Populer

Usai Taklukkan Penang FC, Coach Tavares Tekankan Pentingnya Evaluasi
Menang Tipis atas Penang FC, Rian: Masih Ada yang Harus Diperbaiki
Gol Walber Motta Bawa Persebaya Menang, Proses Tim Terus Berlanjut
Sama Kuat di Babak Pertama
Risto Mitrevski Tak Ingin Persebaya Lengah Saat Hadapi Penang FC
Hadapi Penang FC, Coach Tavares Ingin Persebaya Jaga Intensitas