Maickel Yesasa mencoba melewati penjagaan pemain Malut United U-16. (Persebaya)

Persebaya U-16 harus puas berbagi angka saat menjamu Malut United U-16 dalam lanjutan Elite Pro Academy Super League Grup B. Bertanding di Stadion Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Sabtu (11/4) pagi, kedua tim bermain imbang tanpa gol 0-0.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persebaya U-16 langsung tampil menekan. Tim asuhan Mat Halil menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.

Malut United U-16 juga sesekali memberikan perlawanan. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu tetap berani keluar menyerang meski berada di bawah tekanan. Situasi semakin menguntungkan Persebaya setelah salah satu pemain Malut United diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras, sehingga tim tamu harus bermain dengan 10 orang.

Keunggulan jumlah pemain seharusnya menjadi momentum bagi Persebaya untuk mengunci kemenangan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, Bajol Ijo muda belum mampu memaksimalkan peluang yang ada. Skor 0-0 pun tetap bertahan.

Seusai pertandingan, pelatih Persebaya U-16, Mat Halil, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Terlebih, timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di lapangan.

“Harusnya ini jadi keuntungan buat kami. Tapi pemain kurang tenang dalam penyelesaian akhir, sehingga peluang yang ada tidak bisa dimaksimalkan,” ujarnya.

Halil juga menyoroti aspek fokus dan ketenangan pemain saat berada di area krusial. Menurutnya, hal itu menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.

“Kami akan evaluasi, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan di lapangan. Anak-anak sebenarnya sudah bermain cukup baik, tinggal bagaimana lebih efektif saja,” tambahnya.

Dengan hasil ini, Persebaya U-16 menambah satu poin menjadi 39 angka. Mereka masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup B dan harus segera bangkit agar peluang bersaing di papan atas tetap terjaga. (*)

Populer

Musim Gemilang Rivera Berbuah Tempat di Best XI Super League 2025/26
Sempurna di Laga Pamungkas, Risto Puji Mental dan Kerja Keras Persebaya
Tutup Musim dengan Menang Meyakinkan di GBT
Kunci Empat Besar
Malik dan Bruno Bawa Persebaya Unggul di Laga Pamungkas
Coach Tavares: Jika Ingin Happy Ending, Persebaya Harus Menang