Striker Persebaya, Mihailo Perovic beraksi melawan Persita Tangerang. (Persebaya)

Persebaya Surabaya bermain sama kuat dengan Persita Tangerang pada babak pertama. Kedua tim sama-sama berupaya menekan sejak awal laga, tetapi belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.

Bajol Ijo langsung memberikan tekanan sejak menit pertama. Serangan cepat yang dibangun lini depan Persebaya sempat membuat barisan pertahanan Persita bekerja keras mengamankan wilayahnya.

Tekanan kembali hadir pada menit kelima. Pedro Matos dengan cerdik merebut bola dari penguasaan pemain Persita. Ia kemudian memulai serangan yang memaksa lini belakang tim tamu melakukan penyelamatan hingga menghasilkan sepak pojok bagi Persebaya.

Dua menit kemudian, Persita merespons lewat skema serangan balik cepat. Peluang tersebut nyaris membahayakan, namun bek Persebaya Risto Mitrevski sigap memotong laju bola dan menggagalkan ancaman dari tim berjuluk Pendekar Cisadane itu.

Persebaya tetap mencoba mengendalikan jalannya pertandingan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain Bajol Ijo.

Pada menit ke-10, Persita memperoleh kesempatan dari situasi tendangan bebas. Meski begitu, barisan pertahanan Persebaya tampil disiplin dan mampu menghalau peluang tersebut sebelum berubah menjadi ancaman serius.

Satu menit berselang, Francisco Rivera hampir membawa Persebaya menciptakan peluang lewat skema serangan balik. Namun aksinya terhenti setelah mendapat tekel keras dari pemain Persita.

Memasuki menit ke-13, Persita mencoba peruntungan dengan melepaskan sepakan jarak jauh dari tengah lapangan. Kiper Persebaya, Andhika Ramadha, tampil tenang dan berhasil mengamankan bola tanpa kesulitan berarti.

Persebaya kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-15. Berawal dari umpan silang yang dilepaskan pemain bernomor punggung 14, Pedro Matos menyambut bola dengan sundulan. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Dua menit kemudian, Mihailo Perovic ikut memberikan ancaman. Sundulan jarak dekat yang ia lepaskan hampir membuka keunggulan Persebaya. Namun kiper Persita tampil gemilang dengan menepis bola.

Memasuki pertengahan babak pertama, pertandingan berlangsung cukup alot. Kedua tim lebih banyak terlibat duel di lini tengah sehingga peluang bersih tidak terlalu sering tercipta.

Persita sempat mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun upaya yang dibangun beberapa kali masih mampu dipatahkan oleh lini belakang Persebaya yang bermain disiplin.

Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali memperoleh peluang emas. Berawal dari kerja sama Jefferson di sisi sayap yang kemudian dimanfaatkan oleh Rian. Sayangnya, sepakan jarak dekat yang dilepaskan masih terlalu pelan sehingga mudah diamankan kiper Persita.

Hingga memasuki tambahan waktu tiga menit, kedua tim terus saling melancarkan serangan. Namun tak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. (*)

Populer

Tumbangkan Persita, Kembali ke Jalur Kemenangan
Alot di Babak Pertama
Butuh Bangkit Lawan Persita, Jefferson Ajak Bonek-Bonita Penuhi GBT
Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan
Tingkatkan Intensitas, Persebaya Bidik Performa Maksimal
Bruno Paraiba Siap Debut di GBT