Persebaya U-20 harus pulang tanpa poin setelah takluk 0-1 dari Persib U-20 pada matchday 26 EPA Super League 2025/2026 di Stadion Arcamanik, Minggu (15/2). Gol tunggal Gaoshirowi pada menit ke-26 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Sejak awal laga, kedua tim bermain dalam tempo sedang. Persebaya U-20 berusaha menguasai penguasaan bola dan membangun serangan dari lini kedua. Namun, tuan rumah mampu membuka keunggulan lewat titik putih Gaoshirowi dan mengubah papan skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Green Firce meningkatkan intensitas permainan. Beberapa kali upaya dari sisi sayap mampu menembus area pertahanan Maung Bandung, Sayang, penyelesaian akhir belum cukup tenang untuk mengonversi peluang menjadi gol. Tercatat dua peluang emas didepan mulut gawang bola masih melebar. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan.
Pelatih Persebaya U-20, Ahmad Rosidin, menilai anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan permainan, meski hasil belum berpihak.
“Kami sebenarnya cukup mengontrol permainan. Secara organisasi tim sudah berjalan sesuai rencana. Tapi kami kehilangan fokus di satu momen dan itu dimanfaatkan lawan,” ujar Coach Rosidin.
"Peluang ada, progres juga terlihat. Tinggal bagaimana pemain lebih tenang dan lebih klinis saat berada di depan gawang. Ini bagian dari proses pembelajaran,” sambungnya.
Dengan hasil ini, Persebaya U-20 masih di posisi ketujuh klasemen sementara Grup B dengan raihan 17 poin. (*)