SOLIDARITAS: Perwakilan Bonek dan Manajemen Persebaya menjenguk seorang Bonek yang mengalami kecelakaan, M. Irzam Zamawi, di RSUD dr. Soetomo (31/10). (Foto: Chandra Satwika / Jawa Pos)

SOLIDARITAS di antara Bonek tidak diragukan lagi. Setiap ada yang terkena musibah, semua serentak bergerak. Salah satu contohnya adalah aksi peduli terhadap Bonek yang menjadi korban kekerasan oknum perguruan silat di Jember dan kecelakaan saat mendukung Persebaya Surabaya. 


Penggalangan dana sudah dilakukan pada 19 Oktober di bundaran Taman Hiburan Rakyat dan 22 Oktober di car free day Taman Bungkul. Selain itu, ada Bonek dari luar kota yang mentransfer serta sumbangan dari manajemen Persebaya. Total, terkumpul Rp 17 juta yang dibagikan kepada 17 korban.


Kemarin siang dana itu didistribusikan secara langsung kepada korban. Beberapa perwakilan Bonek dan manajemen Persebaya mendatangi dua korban kecelakaan di RSUD dr Soetomo Surabaya. Keduanya adalah M. Irzam Zamawi dan M. Wahid Darmawan.


Pada malamnya, di Warkop Pitulikur dilakukan pemberian santunan kepada korban pengeroyokan oknum perguruan silat ketika tandang ke Jember melawan Persigo Semeru FC (4/10). "Ini membuktikan kami jadi satu, tidak ada beda," kata Agus Krisfianto, salah seorang korban. (rid/c19/ham)


story provided by Jawa Pos

Populer

Pemusatan Latihan di Thailand, Final Touch Persebaya Jelang Musim 2026/ 2027
Walber Mota dan Gol Salto yang Membawa Persebaya Menang atas Penang FC
Usai Taklukkan Penang FC, Coach Tavares Tekankan Pentingnya Evaluasi
Menang Tipis atas Penang FC, Rian: Masih Ada yang Harus Diperbaiki
Gol Walber Motta Bawa Persebaya Menang, Proses Tim Terus Berlanjut
Sama Kuat di Babak Pertama