Catur Pamungkas dan Bruno Moreira dalam sesi latihan game. (Persebaya)

Hampir dua pekan jeda kompetisi menjadi momen penting bagi Persebaya. Di tengah waktu yang terbatas, tim pelatih bekerja mematangkan persiapan jelang laga putaran kedua menghadapi PSIM Yogyakarta, Minggu (25/1), di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Selama hampir dua pekan dimanfaatkan tim pelatih untuk mematangkan kesiapan tim, baik secara fisik maupun taktik.

Pelatih kepala Persebaya Bernardo Tavares menyebut, waktu jeda menjadi kesempatan penting untuk membangun fondasi permainan sekaligus mengenal karakter seluruh pemain.

“Waktu yang ada kami gunakan sebaik mungkin untuk memahami pemain dan menyesuaikan latihan dengan kebutuhan pertandingan,” ujar Coach Tavares.

Menurutnya, ia juga memberi perhatian khusus pada proses adaptasi pemain baru. Beberapa di antaranya masih dalam tahap penyesuaian setelah perjalanan panjang. Seperti Gustavo Fernandes, Bruno Paraiba, dan Jefferson Silva.

“Ada pemain yang masih mengalami jet lag dan belum mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kami berharap kondisinya segera membaik,” jelas pelatih asal Portugal itu.

Setelah kondisi fisik stabil, tim pelatih menargetkan peningkatan stamina agar pemain siap tampil optimal saat menghadapi Laskar Mataram. Selain adaptasi, kondisi kebugaran pemain yang sempat mengalami cedera juga terus dipantau.

Dengan masa waktu yang singkat, Coach Tavares berharap sebagian pemain bisa kembali tersedia untuk laga penting tersebut.

“Kami akan melihat perkembangan latihan selanjutnya dan menyusun rencana terbaik untuk pertandingan melawan PSIM,” tandasnya. (*)

Populer

Persebaya Perkuat Sinergi Menuju 100th Glory
Extra Joss dan Persebaya Lanjutkan Sinergi hingga 2028
Diogo Ramalho Petik Banyak Pelajaran dari Pemusatan Latihan di Thailand
Pemusatan Latihan di Thailand Tuntas, Persebaya Makin Siap Tatap Musim 2026/2027
Pemusatan Latihan di Thailand, Final Touch Persebaya Jelang Musim 2026/ 2027
Walber Mota dan Gol Salto yang Membawa Persebaya Menang atas Penang FC