Dzakwan Javier melewati penjagaan pemain PSM Makassar U-20. (Persebaya)

Persebaya U-20 harus puas berbagi poin dengan PSM U-20 setelah bermain imbang 1-1 pada lanjutan Elite Pro Academy Super League matchday 18 di Lapangan A Gelora Bung Tomo, Minggu (18/1).

Bajol Ijo tampil agresif sejak awal laga dan akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-52 melalui gol Dzakwan Javier. Gol tersebut membuat Persebaya U-20 semakin percaya diri menguasai permainan.

Petaka datang, Persebaya U-20 harus bermain 10 orang ketika Gifary Kamarul mendapat kartu kuning kedua di menit ke-60 setelah melanggar pemain PSM U-20. Praktis Bajol Ijo tampil bertahan.

Gelombang serangan dilancarkan Juku Eja, menjelang akhir pertandingan, tim tamu mendapatkan hadiah penalti yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Syahrin pada menit ke-83. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Persebaya U-20, Ahmad Rosidin, tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya meski gagal mengamankan kemenangan penuh.

“Anak-anak sudah bekerja keras. Kami sempat unggul dan mengontrol permainan, tapi memang ada momen yang harus kami evaluasi, terutama di menit-menit akhir. Ini bagian dari proses pembelajaran mereka,” ujar Coach Rosidin.

Seperti diketahui, pada matchday 17, Persebaya U-20 berhasil meraih tiga poin lewat gol tunggal Rizky Aditya di menit ke-37. Praktis Bajol Ijo mengemas empat poin dalam dua laga melawan PSM U-20.

Selanjutnya, Persebaya U-20 akan menghadapi ujian berat melawan Borneo FC U-20 pada 24-25 Januari 2026 mendatang.

“Yang terpenting, pemain terus berkembang dan mental bertanding mereka semakin kuat. Kami tetap optimistis dan akan mempersiapkan diri lebih baik untuk laga selanjutnya,” tandasnya. (*)

Populer

Bidik Poin di Sultan Agung
Berbagi Poin, Coach Rosidin Nilai Proses Terus Berjalan
Kemenangan Belum Berpihak
Ditahan Imbang Borneo FC U-16, Coach Halil Soroti Mental Bertanding
Persebaya Fokus Matangkan Tim Jelang Laga PSIM
Perkuat Fasilitas Kampung di Jalan Panjang Jiwo SDI