Muhammad Iqbal saat mempertahankan bola dari pemain Persikabo 1973. (Persebaya)

Mengusung misi untuk bangkit dari hasil buruk dari empat laga terakhir, Persebaya langsung tampil menyerang sejak peluit dibunyikan oleh Heru Cahyono. Sho Yamamoto menciptakan peluang pertama bagi Bajol Ijo di menit ke-4.

Ia melakukan akselerasi dengan melewati dua pemain didekat kotak penalti, namun tendangannya berhasil diblok oleh pertahanan Laskar Padjajaran.

Setelah 11 menit berjalan, pertahanan Persikano 1973 sangat disiplin dalam bertahan sehingga anak asuh Aji Santoso mencoba tendangan dari luar kotak penalti, sayang tendangan Song Ui Young melambung tinggi di atas gawang.

Menit ke-14 Persebaya mendapat peluang emas setelah Kasim Botan melepaskan passing mendatar ke kotak penalti, Sho yang berdiri bebas langsung menendang ke arah gawang, namun Nikola Kovacevic berhasil memblok bola.

Sepuluh menit berselang, Muhammad Iqbal melepaskan tendangan sudut ke tengah kotak penalti, Kadek Raditya yang berdiri bebas langsung melesatkan sundulan keras, lagi-lagi sundulannya gagal mengarah ke gawang.

Sibuk menyerang, gawang Persebaya kebobolan dimenit ke-32, Jose Varela yang mendapat umpan terobosan langsung melesatkan tendangan ke tiang dekat. Ernando Ari gagal mengantisipasi. Bajol Ijo tertinggal 0-1.

Tidak tinggal diam, Bruno Moreira mendapat peluang emas di kotak penalti menit ke-35, ia berhasil mengelabuhi pemain belakang dengan satu gocekan lalu melesatkan tendangan keras. Sayang, tendangannya melebar di sisi kanan gawang Husna Al Malik.

Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, Persebaya gagal menembus pertahanan Nikola Kovacevic dkk. Bajol Ijo masih tertinggal 0-1. (*)

Populer

Persebaya Pantau Kebugaran Pemain Lewat Dua Instrumen Khusus
Jelang 99th Anniversary Game, Persebaya Terus Matangkan Persiapan
Coach Diogo Puas dengan Perkembangan Kondisi Pemain Persebaya
Mengenang Eri Irianto, Persebaya Perkenalkan Pre Season Jersey 2026/2027
Dava Yunna Nikmati Proses Belajar Bersama Tim Utama Persebaya
Rachmat Irianto Jaga Harmoni di Tengah Wajah Baru Persebaya