Aji Santoso memimpin latihan perdana di tahun 2023. (Persebaya)

Menjelang bergulirnya Liga 1 2022/2023 pada 14 Januari 2022 mendatang, Persebaya fokus melakukan pembenahan. Sang arsitek, Aji Santoso termotivasi ingin mengulangi sejarah pada musim 2019. Dimana tim Bajol Ijo melakukan lompatan di papan klasemen, dari papan tengah menjadi penantang juara.

Seperti diketahui, Aji Santoso mulai melatih Persebaya pada Oktober 2019, menggantikan Wolfgang Pikal. Saat itu, Bajul Ijo dalam kondisi yang tidak cukup bagus karena berada di posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 2019.

Selama di bawah komando Aji Santoso, Persebaya Surabaya tak terkalahkan dalam 9 laga, dengan koleksi 7 kemenangan dan 2 hasil imbang.

“Pengalaman saya waktu pertama di Persebaya, Persebaya berada diurutan ke-11, dengan menyisahkan 9 pertandingan tapi akhir musim bisa runner up,” ujar Aji Santoso, Senin (2/1) sore.

Situasi yang sama terjadi pada musim ini. Di akhir putaran pertama, tim kebanggaan arek-arek Suroboyo tengah tercecer di urutan ke-10 klasemen sementara.

Jelang putaran kedua Aji berharap, anak asuhnya bisa berkerja lebih keras untuk mencapai target awal musim yakni masuk ke tiga besar. Perjuangan itu dimulai dengan meningkatkan intensitas latihan di pekan ini.

“Sekarang masih posisi ke-10, tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen. Anak-anak kerja keras, fighting spiritnya bagus dan kerjasama yang ia miliki, maka peluang itu masih terbuka,” tandasnya. (*)

 

Populer

Debut di GBT, Paraiba Tersihir Atmosfer Bonek-Bonita
Risto: Kemenangan Ini Buah Kerja Keras Seluruh Tim
Raih Tiga Poin, Persebaya Dapat Modal Penting untuk Laga Berikutnya
Tumbangkan Persita, Kembali ke Jalur Kemenangan
Alot di Babak Pertama
Butuh Bangkit Lawan Persita, Jefferson Ajak Bonek-Bonita Penuhi GBT