Bonek bergotong royong menyalurkan timba berisi semen untuk mengecor lantai atas Panti Asuhan Bonek di Sidoarjo pada Minggu (25/11). (Persebaya)

Ratusan Bonek bermandi peluh pagi ini (25/11). Mereka gotong royong melanjutkan pembangunan Panti Asuhan Bonek yang dimulai 8 Agustus lalu.

“Alhamdulillah saat ini Panti Asuhan Bonek sudah sampai ke tahap pengecoran bagian atas, rencananya kami akan membangun panti ini dua tingkat,” ujar Eko Hadi Susanto selaku ketua Yayasan Wani Sobo Panti.

Lebih lanjut, Eko menyebut dalam pengecoran ini dirinya dibantu oleh ratusan Bonek. “Teman-teman Bonek dari berbagai komunitas, dan juga kami memiliki dua tukang dan dua kuli,” papar Eko.

Lantas darimana Eko mendapatkan dana untuk melanjutkan pembangunan? Pria berbadan besar itu menyebut hingga saat Panti Asuhan Bonek sudah mendapat donasi sekitar Rp 350 Juta. Donasi itu berasal dari berbagai kalangan, mulai dari Bonek hingga mereka yang non Bonek.

Untuk mendirikan Panti Asuhan Bonek, Eko menyebut dibutuhkan dana kurang lebih 700 juta. “Hingga saat ini kami masih buka donasi untulk siapapun yang ingin menyumbang,” terang Eko.

Selain donatur, Eko juga dibantu oleh dulur-dulur Bonek. “Panti ini dibangun oleh Bonek dan untuk semua kalangan. Dalam pengerjaan kami menggunakan tukang, tapi untuk pengangkutan material sampai panti itu dilakukan gotong royong oleh teman teman, karena jalan yang sempit jadi material hanya bisa sampai 200 meter sebelum panti,” tutup Eko. (*)

Populer

Usai Taklukkan Penang FC, Coach Tavares Tekankan Pentingnya Evaluasi
Menang Tipis atas Penang FC, Rian: Masih Ada yang Harus Diperbaiki
Gol Walber Motta Bawa Persebaya Menang, Proses Tim Terus Berlanjut
Sama Kuat di Babak Pertama
Risto Mitrevski Tak Ingin Persebaya Lengah Saat Hadapi Penang FC
Hadapi Penang FC, Coach Tavares Ingin Persebaya Jaga Intensitas